Berita

Piagam UHC BPJS Kesehatan Jadi Kado Terakhir Bupati Arhawi

155
Penyerahan Piagam UHC BPJS Kesehatan ke Bupati Wakatobi, Arhawi (kiri). Foto: Boy Candra Ferniawan/Sultraku

WAKATOBI, SULTRAKU.COM – Pemerintah Kabupaten Wakatobi mendapatkan penghargaan atas tercapainya Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan.

Penyerahan penghargaan itu diterima langsung Arhawi oleh Kepala deputi direksi wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara dan Maluku ( Sulselbatramal), Beno Herman.

Penyerahan penghargaan itu dilakukan dalam acara pemberian penghargaan terkait penetapan Kabupaten Wakatobi telah mencapai UHC program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)-Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, Jumat (25/6/2021).

Pada kesempatan itu, Arhawi menyampaikan, pemberian penghargaan itu merupakan wujud komitmen dari Pemkab Wakatobi dalam memberikan kepastian jaminan kesehatan bagi warganya tanpa terkecuali.

“Saya sebenarnya ada rasa enggan untuk menerima penghargaan ini, karena sebentar lagi tepatnya 28 Juni, jabatan saya berakhir. Namun ini adalah tugas yang harus saya selesaikan dan dianggap penting. Penghargaan ini menjadi kado terindah saya, di akhir masa jabatan ini,” papar Arhawi.

Sementara itu, Beno Herman mengatakan adanya kerjasama dengan Pemkab Wakatobi diharapkan dapat menstimulasi cakupan kepesertaan seluruh penduduk di Wakatobi.

“Kami mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi langkah konsisten Pemda Wakatobi dalam memberikan dukungan secara berkelanjutan terhadap implementasi program jaminan kesehatan di Indonesia, sehingga menjadi Kabupaten ke delapan dari 17 Kabupen dan 9 diantaranya belum mendapatkan predikat UHC di kedeputian wilayah kabupaten di Sultra,” urainya.

Perlu diketahui, cakupan kesehatan semesta atau UHC merupakan cakupan kesehatan semesta menjamin seluruh masyarakat mempunyai akses untuk kebutuhan pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif yang berkualitas dan efektif yang dimana saat ini masyarakat yang terdaftar di BPJS Kesehatan sekitar 83 persen dari penduduk Wakatobi.

Exit mobile version