Edukasi

PT GMS Sumbang Asrama Mahasiswa Laonti, Bupati Konsel Surunuddin Ucap Syukur

170
Disaksikan Ketua DPRD Konsel, Irham Kalenggo, PT GMS dan sejumlah pihak, Bupati Konsel, Surunuddin Dangga melakukan penanda tanganan pembangunan asrama mahasiswa hasil sumbangan dari PT GMS. Foto: Ashar Hamka/Sultraku

KONAWE SELATAN, SULTRAKU.COM – Harapan sejumlah mahasiswa Konawe Selatan (Konsel), khususnya bagi mahasiswa Kecamatan Laonti, untuk dapat memiliki sebuah asrama, akhirnya terwujud. Melalui sumbangan PT Gerbang Multi Sejahtera (GMS), salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan nikel.

Peresmian Asrama Mahasiswa Kecamatan Laonti di Kendari ini dilakukan Bupati Konsel, Surunuddin Dangga. Ia pun mengucap syukur dan terima kasih kepada PT GMS yang dianggapnya punya kepedulian atas pembangunan di Konsel, khususnya di Kecamatan Laonti. Termasuk juga pembangunan sumber daya manusia (SDM).

“Semoga perusahaan lain yang ada di Konsel bisa seperti PT GMS. Tentunya bisa membantu pemerintah dan efeknya langsung bisa dirasakan oleh masyarakat,” harap Bupati.

Berangkat dari bantuan tersebut, Surunuddin juga berpesan pada masyarakat khusus di Kecamatan Laonti agar bersama memberikan kontribusi kenyamanaan terhadap perusahaan, sehingga apa yang diharapkan dalam pengelolaan sumber daya alam bisa selalu tercapai dengan baik dan dapat dinikmati hasilnya oleh masyarakat.

Terkait asrama mahasiswa itu, Surunuddin menginginkan, penghuni asrama nantinya didata dengan baik dan mengutamakan mahasiswa asal Laonti yang benar-benar tidak memiliki keluarga atau tempat tinggal di Kota Kendari.

“Pengelolaan asrama juga nantinya wajib menjadi tanggung jawab mahasiswa yang menghuni asrama karena jangan lagi harapkan perusahaan yang datang urus-urus. Jagalah ketertiban dan kenyamanan di asrama ini,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT GMS, Jiang Wang, berterima kasih pada Pemda, Ketua DPRD dan para Wakil Ketua DPRD Konsel atas kehadirannya di lokasi peresmian.

“Kami memiliki kewajiban dan tanggung jawab kepada masyarakat atau penduduk lokal untuk memberikan kesempatan kerja sebanyak mungkin dan meningkatkan pendidikan lokal dan ekonomi lokal ,” ungkapnya.

Reporter: Ashar Hamka
Editor: Kardin

Exit mobile version