KENDARI, SULTRAKU.COM – Karang Taruna Wonua Momahe bersama Pemerintah Kelurahan Abeli Kota Kendari beserta RT/RW setempat membentuk Lembaga Peduli Lingkungan.
Penyusunan struktur pengurus Lembaga Peduli Lingkungan periode 2022-2023 dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Abeli, Rabu (12/1/2022), pukul 16.30 Wita.
Ketua Karang Taruna Wonua Momahe, Jumran mengatakan, pembentukan Lembaga Peduli Linkungan merupakan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kelurahan Abeli, pengurus LPM, pengurus Karang Taruna dan Tokoh Masyarakat Kelurahan Abeli, dengan tujuan menciptakan lingkungan Abeli bersih, rapi dan juga indah.
Jumran mengajak para pengurus bisa bekerja dengan baik dan maksimal. Tak hanya itu, masyarakat dan seluruh stakeholder pemerintah kelurahan diharapkan bisa saling membantu.
“Jadi saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama saling membantu supaya lingkungan Kelurahan Abeli bersih, rapi dan juga indah,” kata Jumran.
Di samping itu, Ketua RW 01 Kelurahan Abeli Aswad Sewangi, mengaku sangat bersyukur dan mengapresiasi Ketua Karang Taruna Wonua Momahe, Jumran karena sudah membuat terobosan dengan membentuk lembaga pro lingkungan itu.
Aswad yakin dengan hadirnya lembaga ini lingkungan Abeli akan semakin bersih rapi dan juga indah.
Hanya saja menurut Aswad, saat ini yang masih menjadi masalah adalah ketersediaan sarana prasarana (Sarpras) dan juga dana untuk memaksimalkan kerja-kerja pengurus.
“RT/RW termasuk seluruh teman-teman yang tergabung siap bekerja. Tapi kalau tidak ditunjang Sarpras dan dana akan menimbulkan suatu masalah terhadap pekerjaan yang ada ini,” ungkapnya.
Sementara Lurah Abeli, La Muhidi mengatakan, Lembaga Peduli Lingkungan sejatinya sudah pernah dibentuk di Kelurahan Abeli hanya tidak berjalan efektif. Sehingga ia bersyukur lembaga ini kembali dibentuk.
“Insya Allah pengurus kali ini akan membuahkan hasil,” ujarnya.
La Muhidi menambahkan, hadirnya lembaga tersebut akan mengatasi persoalan lingkungan terutama masalah sampah yang selama ini tidak tertata.
Terkait sarana prasarana, lanjut La Muhidi, pemerintah kota sudah menyediakan dua motor sampah. Begitu juga yang lainnya, seperti skopang, pacul, sprayer (alat penyemprot) dan lain sebagainya sudah disediakan pemerintah kelurahan.
“Insya Allah kami sudah siapkan tinggal gerakan gerakan yang kami tunggu dari teman-teman generasi muda ini,” tuturnya.
Untuk diketahui, pengurus Lembaga Peduli Lingkungan beranggotakan 25 orang. Yang mana, posisi ketua diisi oleh Sabaruddin, Sekretaris, Dita Ilmiawan dan Bendahara Rasman.
Reporter: Musdar
Editor: Kardin
