KENDARI, SULTRAKU.ID – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Halu Oleo (UHO), melanjutkan semangat perjuangan dengan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) jilid III.
Acara yang digelar di gedung KNPI Sulawesi Tenggara pada Jumat (13/11/2023), berhasil menggandeng 22 anggota baru. Dalam kegiatan tersebut, Ketua Cabang GMNI Kendari, Rasmin Jaya dan pengurus turut serta, menunjukkan antusiasme kader dalam mendukung proses penerimaan anggota baru.
Kaderisasi diakui sebagai nafas panjang organisasi, menjadi program strategis dalam mencetak pemimpin masa depan. Ketua Dewan Pimpinan Komisariat (DPK) GMNI FPIK UHO, Ritno, menekankan pentingnya kaderisasi untuk memperkuat basis anggota dan kader GMNI.
Ia berharap, PPAB menjadi wahana pembentukan jiwa-jiwa penerus semangat Soekarno, sang Proklamator.
“Kaderisasi PPAB membuat GMNI semakin solid, mendorong semangat perjuangan, dan mengawal kebijakan pemerintah. Marhaenisme menjadi landasan ideologis kami untuk membangun organisasi yang militan,” ucapnya.
Ketua DPC GMNI Kota Kendari, Rasmin Jaya menyatakan, organisasi adalah wadah pembelajaran dan proses. Bagaimana GMNI berkembang di masa depan tergantung pada keseriusan, ketekunan dan komitmen anggotanya.
Rasmin Jaya menekankan pentingnya ideologi marhaenisme sebagai pengikat dalam membangun organisasi. Di tengah tantangan era globalisasi, moralitas anggota dan kesadaran ideologis menjadi penentu dalam membangun militansi dan melawan penindasan.
“Kualitas dan progresifitas kader adalah kunci mengisi posisi kritis di lembaga kampus. Kita harus memperkuat organisasi, menjaga rumah sendiri, dan tetap menjadi pengontrol sosial dalam kebijakan pemerintah,” ucap, Rasmin Jaya.
GMNI FPIK UHO melalui PPAB jilid III tidak hanya merayakan anggota baru, tetapi juga mengukuhkan komitmen terhadap ideologi dan basis organisasi. Dalam langkahnya menuju masa depan, GMNI terus membentuk pemimpin-pemimpin berintegritas dan militan.
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
