Regional

Pemuda Desa Tira Buton Selatan Suarakan Kebebasan Palestina di Malam Nuzulul Qur’an

5174
×

Pemuda Desa Tira Buton Selatan Suarakan Kebebasan Palestina di Malam Nuzulul Qur’an

Share this article
Pemuda Desa Tira, Kecamatan Sampolawa, Buton Selatan, memperingati malam Nuzulul Qur'an dengan menggelar Festival Nuzulul Qur'an di Masjid Nurul Said Desa Tira. Foto: Febriyani/Telisik
Example 468x60

BUTON SELATAN, SULTRAKU.ID – Pemuda Desa Tira, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, memperingati malam Nuzulul Qur’an dengan menggelar Festival Nuzulul Qur’an, bertema menjadikan generasi anak-anak Tira yang cinta Al-Qur’an dan meneladani akhlak Rasulullah SAW, di Masjid Nurul Said Desa Tira, Rabu (27/3/2024) malam.

Kepala Desa Tira, Tamrin, sangat mendukung segala ide dan kreativitas pemuda selama itu dalam ranah kebaikan.

Example 300x600

“Saya mendukung penuh kegiatan ini, saya harap ini akan terus berkelanjutan. Semoga kita selalu kompak dalam kebaikan,” jelasnya.

Ia berharap dengan kegiatan ini dapat meningkatkan iman dan takwa terutama selama Ramadan. Serta dapat menguatkan tali silaturahmi antar warga.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelakasana, Faizal mengatakan, kegiatan ini merupakan kerja sama antara pemuda dan remaja masjid, dimana ingin mengadakan kegiatan keagaamaan sebagai cikal bakal lahirnya kerukunan dan silaturahmi masyarakat.

“Harapannya ini menjadi penguat silaturahmi bagi kami,” kata Faizal.

Kegiatan ini diisi dengan berbagai lomba untuk anak-anak seperti lomba azan, tilawah Qur’an putra putri, hafalan surat pendek putra putri, da’i cilik putra putri, dan terakhir shalawat gorup putra putri. Lomba ini diadakan untuk menanamkan cinta Qur’an sejak dini.

Tepat di malam Nuzulul Qur’an, ada penampilan shalawat anak-anak dengan mengukir bendera Palestina di wajah masing-masing peserta sebagai bentuk kepedulian terhadap apa yang menimpa saudara kita di Palestina.

“Anak -anak yang tampil menyanyikan lagu Atuna Tuffuli, dan mengukir bendera Palestina di wajah masing-masing peserta, seluruh hadirin, dari pemerintah desa, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat umum ikut terharu, bahkan meneteskan air mata, dan berharap kebebasan untuk Palestina,” bebernya.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan mengirimkan Alfatiha untuk saudara-saudara kita di Palestina.

Warga Desa Tira, mengapresiasi kegiatan yang digelar para pemuda dan remaja masjid. Mereka ingin kegiatan ini terus berlanjut tiap tahunnya.

“Kami suka jika ada kegiatan begini. Sebagai masyarakat tentu kami mendukung hal seperti ini. Semoga tahun depan lombanya lebih beragam lagi,” ucap salah satu warga, Salmiati.

Penulis: Febriyani
Editor: Haerani Hambali

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *