Regional

Puluhan Pelajar SMPN 5 Wangi-Wangi Dilatih Tangani Kebakaran

579

Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Wakatobi mengadakan pembekalan penanganan kebakaran bagi puluhan pelajar SMP Negeri 5 Wangi-Wangi, Desa Wakeleu, Kecamatan Wangi-Wangi

Damkar Wakatobi memberikan bekal tentang pencegahan kebakaran pada murid SMPN 5 Wangi-Wangi Foto: Wa Ode Hesti/Telisik

WAKATOBI, SUTRAKU.ID – Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Wakatobi mengadakan pembekalan penanganan kebakaran bagi puluhan pelajar SMP Negeri 5 Wangi-Wangi, Desa Wakeleu, Kecamatan Wangi-Wangi, Rabu (16/10/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran, terutama di musim kemarau yang panjang.

Kepala SMP Negeri 5 Wangi-Wangi, Ernawati, mengungkapkan kekhawatirannya terkait potensi kebakaran di area sekolah yang berada dekat lahan perkebunan warga.

“Setiap hari Sabtu, kami selalu melakukan kegiatan bersih-bersih. Sampah yang berserakan kami kumpulkan dan bakar, namun terkadang siswa bermain api di sekitar area tersebut,” ujarnya.

Menanggapi keluhan dari pihak sekolah, Unit Damkar Kabupaten Wakatobi segera memberikan pelatihan tentang bahaya kebakaran serta cara pencegahannya. Mereka mengingatkan agar siswa tidak membuang sampah sembarangan dan tidak bermain dengan api.

Kepala Bidang Pemadam, La Ode Rahmat, menjelaskan pentingnya pencegahan kebakaran. “Api yang kecil masih bisa kita padamkan, tetapi jika sudah membesar, dalam hitungan menit semua bisa habis. Banyak kebakaran terjadi karena kelalaian yang dianggap sepele,” jelasnya.

Selama sesi pembekalan, para petugas Damkar juga mengajarkan langkah-langkah yang harus dilakukan jika terjadi kebakaran, serta cara menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

“Kami sangat berterima kasih kepada tim Damkar yang telah mendengarkan keluh kesah kami. Murid-murid kami kini memiliki pemahaman lebih tentang bahaya kebakaran dan cara pencegahannya,” ujar La Jalimu, guru SMP Negeri 5 Wang-Wangi.

Pelajar SMP Negeri 5 Wangi-Wangi diharapkan dapat lebih memahami risiko kebakaran dan berperan aktif dalam menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar setelah dibekali cara pencegahan dan penanganan kebakaran.

Penulis: Wa Ode Hesti
Editor: Mustaqim

Exit mobile version