BAUBAU, SULTRAKU.ID – Masih dalam suasana HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, pemuda Karang Taruna Sukanayo ajak anak-anak Pulau Makasar bersenang bersama lewat lomba kemerdekaan.
Ketua Karang Taruna Sukanayo, Sofyan mengaku tidak meyangka kegiatan lomba kemerdekaan disambut penuh antusias oleh anak-anak di Pulau Makasar.
“Jujur kita kaget juga dengan hasilnya yang luar biasa ini, apalagi anak-anak begitu antusias dengan lomba ini,” ungkapnya, Senin (19/8/2024).
Meskipun lomba kemerdekaan tersebut baru dimatangkan satu hari sebelum pelaksanaan kegiatan, namun panitia tetap profesional dalam mengatur dan mengawal jalannya kegiatan tersebut.
Sofyan berharap dengan adanya lomba tersebut bukan hanya saja sebagai ajang seru-seruan, tapi juga dapat merangsang anak-anak di Pulau Makasar untuk semakin meningkatkan ketangkasan dan lebih menghargai keberagaman di tengah derasnya arus digitalisasi.
“Semoga dengan diadakannya lomba ini dapat mendorong anak-anak Pulau Makasar untuk meningkatkan ketangkasan dan lebih tahu apa itu kebersamaan,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Karang Taruna Sukanayo, Asrina menyebutkan ada sekitar 161 orang anak yang mengikuti lomba Kemerdekaan tersebut. Mulai dari usai 6 tahun hingga 14 tahun yang berasal dari empat lingkungan di Sukanayo, yakni Banabungi, Bone Lalo, Tapana Batu dan Bawean.
“Ada sebanyak 161 anak yang ikut, itu yang terdaftar tapi masih ada lagi tambahannya karena kebanyakan anak-anak datang mendaftar secara on the spot,” kata Asrina.
Adapun cabang perlombaan yang dibuka pada perlombaan itu di antaranya lomba makan kerupuk yang diikuti lebih dari 50 anak, lomba roda kardus diikuti 18 anak, lari kalereng 35 orang, masukkan paku dalam botol 28 orang dan balap karung 30 orang.
Kemudian ada juga lomba per tim/kelompok yakni lomba bola gotong ada sebanyak 9 tim, tiap tim diisi 6 orang dan lomba joget balon sebanyak 12 pasang anak. Asrina menambahkan, kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian Karang Taruna Sukanayo terhadap tumbuh kembang anak di kala terpaan media massa mendominasi lingkungan pergaulan anak.
Masih di waktu yang sama, panitia seksi perlengkapan, Ali Iskandar, menyebutkan, kegiatan lomba tersebut berlangsung selama 3 hari. Kendati demikian pihaknya bekerja keras dalam memaksimalkan segala perlengkapan yang diperlukan.
“Kegiatannya 3 hari, tapi kami (panitia) sudah prepare dari malam sebelum hari H, Alhamdulillah berjalan lancar,” ujarnya.
Ali mengaku begitu kewalahan mengawal anak-anak peserta lomba yang begitu aktif dan penuh antusias. Meski begitu hal itulah yang diharapkan pihaknya pada perlombaan itu.
Adapun nama panitia yang ikut andil dalam penyelenggaraan lomba Kemerdekaan itu di antaranya, Sofyan (Ketua/Juri) Asrina (Sekretaris), Riska (Bendahara), Amanda dan Aldi (MC), Syawal Madanua, Yadin, Nasrulah (Keamanan), Fifian dan Harliyan (Dokumentasi), Ika (Operator), Fani dan Mega (Juri), Dita, Winda, Ike, Tini, Nabil, dan Ali (Perlengkapan).
Diketahui pelaksanaan kegiatan lomba kemerdekaan berlangsung di Lapangan Bola Sukanayo, Pulau Makasar.
Penulis: Ali Iskandar Majid
Editor: Haerani Hambali















