Regional

Reses di Kelurahan Welala, Ketua Komisi 1 DPRD Kolaka Timur Eka Saputra Serap Aspirasi dan Edukasi Warga Soal Fungsi Legislatif

1552
×

Reses di Kelurahan Welala, Ketua Komisi 1 DPRD Kolaka Timur Eka Saputra Serap Aspirasi dan Edukasi Warga Soal Fungsi Legislatif

Share this article

Ketua Komisi 1 DPRD Kolaka Timur, Eka Saputra, melaksanakan kegiatan reses masa sidang II tahun 2025 di Kelurahan Welala, Kecamatan Ladongi, Senin (23/6/2025)

Anggota DPRD Koltim melakukan sesi foto bersama dengan masyarakat Welala usai reses. Foto: Ist.
Example 468x60

KOLAKA TIMUR, SULTRAKU.ID – Ketua Komisi 1 DPRD Kolaka Timur, Eka Saputra, melaksanakan kegiatan reses masa sidang II tahun 2025 di Kelurahan Welala, Kecamatan Ladongi, Senin (23/6/2025).

Puluhan warga dari lingkungan Atula-Welala hadir memenuhi lokasi reses. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kelurahan Atula-Welala dan Ketua Adat Atula-Welala.

Example 300x600

Dalam kesempatan tersebut, Eka Saputra menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih dan mengamanatkan dirinya sebagai wakil rakyat di DPRD Kolaka Timur.

“Saya sangat berterima kasih atas kepercayaan bapak ibu yang sudah memilih saya. Berkat dukungan bapak ibu saya terpilih sebagai anggota DPRD Kolaka Timur dan tentu sudah menjadi tanggung jawab saya saat ini untuk mendengar dan memperjuangkan apa yang menjadi harapan bapak ibu,” ungkap Eka dalam sambutannya.

Tidak hanya menyerap aspirasi, Eka juga memanfaatkan momen reses untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang peran dan fungsi DPRD. Ia memaparkan secara singkat mengenai tugas dan wewenang DPRD, termasuk dalam fungsi legislasi, penganggaran (budgeting), dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Ia juga menjelaskan, mengenai kedudukan DPRD sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang sejajar dengan pemerintah daerah dalam kerangka otonomi daerah. Eka menegaskan, pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam merumuskan dan menjalankan program pembangunan daerah.

“DPRD bukan bawahan dari kepala daerah, tetapi mitra sejajar yang memiliki fungsi strategis dalam pengambilan kebijakan. Oleh karena itu, setiap aspirasi masyarakat yang kami terima akan kami bawa ke forum yang tepat untuk dibahas bersama pihak eksekutif,” jelasnya.

Diakhir sesi reses, Eka memaparkan sejumlah catatan penting aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses. Di antaranya mencakup:

  1. Peningkatan infrastruktur jalan daerah dan jalan usaha tani.
  2. Pembangunan dan perbaikan saluran tersier dan sekunder.
  3. Penyediaan bibit ternak untuk pengembangan ekonomi masyarakat.
  4. Paling ditekankan adalah pemanfaatan potensi sumber air untuk pencetakan kolam ikan air tawar guna mendukung swasembada pangan di bidang perikanan di Kelurahan Welala.

“Kami melihat potensi sumber air di Welala ini sangat besar dan bisa dimanfaatkan untuk pengembangan kolam ikan air tawar. Tentu potensi Ini bisa menjadi langkah nyata mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga di sektor perikanan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Adat Atula-Welala menyampaikan, apresiasi dan rasa bangganya karena Kelurahan Welala dipilih sebagai lokasi reses.

“Kami mengucapkan terima kasih karena Pak Eka memilih Kelurahan Welala Sebagai tempat pelaksanaan reses. Kami berharap semua aspirasi yang disampaikan hari ini bisa mendapat perhatian serius dan diwujudkan ke dalam program nyata,” tuturnya.

Reses ini tidak hanya menjadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana komunikasi dua arah yang efektif antara wakil rakyat dan konstituennya. Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban, diwarnai berbagai usulan dari masyarakat terkait perbaikan infrastruktur hingga pengembangan potensi lokal.

Eka Saputra menutup kegiatan dengan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan kepentingan rakyat.

Penulis: Gede Suyana Sriski
Editor: Kardin

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *