Berita

Sungai Dangkal, Nelayan Pasuruan Kesulitan Mencari Nafkah

155
×

Sungai Dangkal, Nelayan Pasuruan Kesulitan Mencari Nafkah

Share this article
Pendangkalan sungai di Desa TambakLekok Pasuruan yang kurang perhatian dari Pemprov. Foto: Ist.
Example 468x60

SURABAYA, SULTRAKU.com- Warga Desa TambakLekok Pasuruan, khususnya nelayan dan petani tambak garam, mengaku resah akibat kondisi wilayah pesisir yang kurang perhatian dari Pemprov Jatim.

Menurut salah satu warga TambakLekok Pasuruan, Mohammad Hadi saat dikonfirmasi Senin (8/3/2021) mengatakan, di wilayah Desa TambakLekok Pasuruan kondisi pesisir sangat memprihatinkan.

Example 300x600

“Kondisi sungai di Desa TambakLekok Pasuruan saat ini dangkal karena menjadi tempat pembuangan kotoran hewan dari masyarakat di wilayah selatan desa. Dampaknya, nelayan yang akan pergi bekerja, kesulitan karena dangkal,” jelasnya, Senin (8/3/2021).

Pria yang juga salah satu pengurus koperasi di desa tersebut mengatakan, pihaknya berharap agar Pemprov turun tangan atas kondisi masyarakat TambakLekok Pasuruan.

“Perlu ada pengerukan endapan akibat kondisi sungai dangkal tersebut. Nelayan dan petambak perlu perjuangan berat untuk bisa berangkat kerja,” jelasnya.

Tak hanya itu, kata Mohammad Hadi, selain pendangkalan sungai, sampai saat ini nelayan di Desa TambakLekok Pasuruan tak pernah mendapatkan bantuan dari Pemprov Jatim, di antaranya alat tangkap.

“Saya sebagai perwakilan nelayan berusaha berkomunikasi dengan pihak Pemprov Jatim. Namun, sampai saat ini tidak ada bantuan sama sekali dari Pemprov,” jelasnya. (B)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *