BeritaOase

Ini Tanda Malam Lailatul Qadar

171
×

Ini Tanda Malam Lailatul Qadar

Share this article
Ilustrasi malam lailatul qadar. Foto: Ist.
Example 468x60

KENDARI, SULTRAKU.COM – Ramadan sebentar lagi akan berlalu. Apakah kita termasuk orang yang merasakan datangnya lailatul qadar?

Lailatul qadar atau Lailat Al-Qadar (bahasa Arab: Lailatil qodri, malam ketetapan) adalah satu malam penting yang terjadi pada bulan Ramadan, yang dalam Al-Qur’an digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Example 300x600

Menurut tradisi Islam, Nabi Muhammad SAW mendapat wahyu ayat-ayat Al-Qur’an pertama kali setelah melalui periode perenungan dalam pengasingan.

Dalam salah satu malam perenungannya, ketika lailatul qadar, malaikat Jibril menampakkan diri kepada Nabi Muhammad dan memerintahkan sebuah kata “Iqra!” yang artinya bacalah.

Selain peringatan turunnya wahyu Al-Qur’an, malam lailatul qadar juga bermakna turunnya malaikat ke bumi dengan berbagai tugas untuk memberikan kedamaian, berkah, dan bimbingan ilahi sampai fajar.

Dalam Al-Qur’an surat Al Qadr (97) ayat 1-5 yang artinya: Sesungguhnya aku telah menurunkan al-qur’an pada malam lailatul qadar, tahukah kamu apa itu lailatul qadar?, lailatul qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan, pada malam itu turun para malaikat dan ruh qudus (malaikat jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar.

Dari ayat tersebut, maka jelaslah lailatul qadar adalah malam yang memiliki keistimewaan dibanding dengan malam-malam yang selainnya. Dan apabila malam itu digunakan untuk ibadah kepada Allah SWT, maka akan mendapatkan pahala berlibat ganda satu berbanding seribu amal kebajikan (ibadah) yang dilakukan di selain malam lailatul qadar.

Tanda Malam Lailatul Qadar

  1. Udara dan suasana pagi tenang
    Dalam hadis riwayat Ibnu Abbas, Nabi bersabda, “Lailatul Qadar adalah malam tentram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, besok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah” (Hadis Hasan).
  2. Bulan terlihat separuh

Dalam sebuah riwayat Abu Hurairah pernah berdiskusi dengan Nabi Muhammad SAW tentang lailatul qadar. Rasulullah bersabda, “Siapakah dari kalian yang masih ingin tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan.

  1. Hari ganjil

Sebuah hadis dari Aisyah menyebutkan. “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam beri’tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan dan beliau bersabda, “Carilah malam lailatul di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadan (HR. Bukhari dan Muslim).

“Siapa yang mengerjakan ibadah pada malam qadar dengan iman dan ikhlas, maka diampuni dosanya yang telah lalu. Dan barang siapa berpuasa di bulan Ramadan, dengan iman dan ikhlas, maka diampuni dosanya yang telah lalu”.
(Hadis Shahih, Riwayat Al-Bukhari : 1768 dan Muslim).

  1. Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar

Dari Abi bin Ka’ab bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam  bersabda yang artinya, ”Subuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik.” (HR. Muslim) (Lihat Shohih Fiqh Sunnah II/149-150).

Menurut salah seorang Hafidz Ponpes Sohibul Qur’an Sahrul Majid, tanda-tanda malam lailatul qadar: Pertama, udara dan angin terasa begitu sejuk. Kedua, malam lailatul qadar menurunkan ketenangan. Ketiga, Melihat dari mimpi seperti sahabat nabi. Keempat, Matahari terbit dengan indah matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan tidak ada sinar.

Dengan adanya beberapa keterangan di atas, akan membuka hati dan fikiran kita, bahwa sebagai seorang muslim akan merasa sangat rugi apabila harus melewatkan atau menyia-nyiakan Ramadan, hingga Ramadan harus berlalu tanpa adanya peningkatan ketakwaan.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *