MUNA, SULTRAKU.COM – Kantor Basarnas Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar pelatihan search and rescue bagi potensi SAR di Kabupaten Muna.
Pembukaan pelatihan berlangsung pada Senin (21/6/2021) di Gedung Galampa Kantolalo Rujab Bupati Kabupaten Muna, oleh Direktur Bina Tenaga Basarnas, Marsekal Pertama (TNI) Arif Widianto.
Saat memberikan sambutan, Arif Widianto berpesan agar para peserta mempersiapkan mental dan fisik dalam mengikuti latihan yang akan dilaksanakan, mengikuti dan mempraktekan latihan ini dengan sepenuh hati.
“Gunakan latihan ini untuk belajar membangun kerja sama tim karena tanpa kerja sebuah tugas belum tentu dapat diselesaikan dengan baik karena dalam melaksanakan misi secara kelompok tidak ada istilah Superman, yang ada adalah super tim,” jelasnya.
Selian itu, pelatihan potensi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang pertolongan di atas permukaan air bagi potensi SAR di wilayah Kabupaten Muna dan sekitarnya.
“Kegiatan ini juga untuk meningkatkan kemampuan masyarakat yang berpotensi melakukan pencarian dan pertolongan dalam melaksanakan evakuasi, berbagi pengalaman sekaligus menjalin sinergi dan soliditas antara kantor pencarian dan pertolongan diwilayah kabupaten muna,” ungkapnya.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Arif Widianto mohon ijin kepada bupati dan segenap Forkopimda di Kabupaten Muna untuk menitipkan personil Basarnas yang ada di Unit Siaga SAR Muna serta meminta dukungan dengan kerjasamanya dalam setiap pelaksanaan operasi SAR
“Observer dan instruktur tenaga pengajar berasal dari kantor pusat dan kantor Basarnas Kendari,” jelasnya.
Berdasarkan jaswal, pelatihan potensi SAR ini dilaksanakan dari 21-26 Juni 2021. Para peserta pelatihan SAR ini diikuti oleh 50 orang peserta, yakni dari instansi pemerintah dan organisasi kemasyarakatan, TNI, Polri dan Komunitas SAR yang ada di Kabupaten Muna.








