WAKATOBI, SULTRAKU.COM – Selama menghadapi masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Wakatobi, Pemda setempat bakal menyalurkan bansos.
Pemda Wakatobi Akan menyalurkan bantuan sekitar 89,67 ton beras kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST).
Hal ini ditandai oleh Bupati Wakatobi, Haliana dalam launching bantuan beras kepada masyarakat di depan Kantor Bupati Wakatobi pada Sabtu (23/7/2021).
Haliana menyampaikan penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo terkait penanganan bencana melalui cadangan beras pemerintah.
“Dengan bantuan beras 10 kilogram per KK (kepala keluarga) ini semoga bisa menjadi penyangga dan bermanfaat di tengah PPKM yang mempengaruhi aktifitas keseharian kita, khususnya mencari penghidupan,” kata Haliana.
Kata Haliana, bantuan beras bakal disalurkan kepada 8.967 kepala keluarga.
“Dengan rincian KPM PKH 4.478 KK dan BST sebanyak 4.489 KK dari 10 juta penerima PKH dan BST di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Wakatobi, Jamruddin mengatakan, nantinya bantuan tersebut akan disebarkan ke delapan kecamatan yang ada di Wakatobi.
“Kemudian akan disalurkan oleh perusahaan yang telah ditunjuk oleh Perum Bulog kepada KPM di semua wilayah desa/kelurahan di Kabupaten Wakatobi,” terang Jamruddin.
Terkait dengan penyaluran beras nanti Kepala Perum Bulog Wanci, Nurdin mengatakan, bantuan beras dari pemerintah tersebut akan disalurkan secara bertahap ke penerima bantuan.
“Beras yang akan disalurkan kepada masyarakat untuk bantuan PPKM tahun 2021 ini mencapai 89.670 kilogram atau hampir mencapai 90 ton,” kata Nurdin.
Sedangkan untuk kulaitas beras sudah terjamin. Beras bantuan tersebut sudah dilakukan pengawasan dan penyortiran, sehingga kualitas beras yang akan diterima oleh masyarakat sudah sesuai ketentuan.








