Uncategorized

BNNK Kendari Gandeng 20 Lembaga Adat Genjot P4GN

132
Kepala BNNK Kendari, Muniarty. Foto: Apdul Hamidin/Sultraku

KENDARI, SULTRAKU.COM – sebanyak 20 ketua kerukunan lembaga adat yang terdaftar di Kota Kendari mengikuti kegiatan pengembangan kapasitas Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Kamis (28/10/2021).

Dalam pertemuan yang diselenggarakan
Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK)
Kendari itu, kepala BNNK Kendari, Murniaty mengatakan, sebelumnya kegiatan ini telah menyasar insan media, dunia pendidikan, dan OPD. Maka kali ini menyasar lembaga adat dan komunitas berbasis kearifan lokal.

“Diperlukan keterlibatan semua pihak untuk mendukung terlaksananya program pencegahan dan pemberantasan narkoba,” ungkap Murniaty.

Ia menjelaskan, hal ini juga dimaksudkan untuk mengikut sertakan dan memberi peran kepada para tokoh adat dalam membantu pencegahan peredaran narkoba di wilayah Sultra atau Kota Kendari khususnya.

“Kami harapkan peran serta dari berbagai macam kerukunan, ini minimal dapat berpengaruh di lingkungan keluarga sendiri, atau masyarakat secara umumnya,” ujar Murniaty

Ia menambahkan, saat ini di Kota Kendari kurang lebih sebanyak 2.190 jiwa telah terpapar narkoba dan menyeret puluhan milenial.

“Untuk itu kali ini kami melibatkan lembaga adat karena kami merasa ini penting. Selama BNN berdiri belum pernah kami melibatkan lembaga adat dan terbesit bahwa lembaga adat ini dapat berperan penting dan harus terlibat di sini,” bebernya.

“Dengan melibatkan lembagga adat ini bisa memberikan shock terapy artinya ada efek jera dengan hukum-hukum adat seperti ini dan ini lah yang perlu kita terapkan,” tutupnya.

Exit mobile version