Regional

Dompet Dhuafa Tebar Hewan Kurban 16 Ekor di Beberapa Wilayah Muna Barat

124
×

Dompet Dhuafa Tebar Hewan Kurban 16 Ekor di Beberapa Wilayah Muna Barat

Share this article
Mitra dompet duafa, La Ode Muhammad Iksan bersama Lurah Wamelai, Ali Ode Pua saat membagikan kurban kepada masyarakat Desa Lagadi, Muna Barat. Foto: Putri Wulandari/Sultraku
Example 468x60

MUNA BARAT, SULTRAKU.COM – Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah, Dompet Dhuafa Sulawesi Tenggara menggandeng Kendari Kreatif untuk menyalurkan 16 ekor sapi di Kabupaten Muna Barat.

Salah satu mitra Dompet Dhuafa Muna Barat, La Ode Muhammad Iksan menyampaikan dompet dhuafa dari semenjak tahun 1994 telah lakukan sebar kurban di seluruh Indonesia, namun baru pada tahun 2022 ini untuk pertama kalinya dompet duafa menyalurkan kurban di Muna Barat.

Example 300x600

“Alasannya baru menyentuh Muna Barat, karena secara administrasi ini ialah kepulauan jadi terbatas akomodasinya, kemudian target tahun ini 20 ekor sapi dan baru terealisasi 16 ekor sapi,” ungkapnya, Minggu (10/7/2022).

Tebar hewan kurban yang dilakukan mencakup beberapa wilayah Laworo, yakni di Kampobalano, Wadaga, Sawerigadi, dan Desa Lagadi,

Kecamatan Lawa menjadi wilayah titik pemotongan sapi, yakni pada Desa Lagadi dengan jumlah 5 ekor sapi, namun dari 5 ekor sapi itu ada 2 ekor sapi disebar untuk masyarakat di Kecamatan Lawa.

Ia juga menuturkan bahwa sapi yang disalurkan berasal dari beberapa wilayah di Muna Barat, yakni dari Desa Lagadi, Desa Sawerigadi, dan Desa Mekar Jaya, sehingga keseluruhan sapi yang disalurkan dapat dipastikan aman dari virus penyakit mulut dan kuku, sebab peternak sebelumnya telah diedukasi oleh pemerintah untuk mewaspadai ternak dari virus tersebut.

“Kemarin kami sudah tanya peternak sapi, dan mereka bilang aman dari virus, ini kekuatan brand lokal” pungkasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dompet dhuafa menyalurkan daging kurban di Muna Barat, khususnya di Desa Lagadi ada beberapa edukasi yang dapat dipetik, dengan dilakukan sharing atau berbagi bersama masyarakat.

Edukasi yang dapat diserap melalui penyaluran ini yakni, mampu menjaga nilai harga sapi pada hari raya Idul Adha yang di mana ada saat itu harga sapi melambung tinggi, mampu memberdayakan peternak sapi lokal di Muna Barat, kemudian gotong-royong.

“Alhamdulillah saya menyaksikan sendiri bahwa nilai itu masih ada, terutama dalam gotong royong pada masyarakat Desa Lagadi,” ungkapnya.

Sehingga ia juga mengharapkan melalui konsep-konsep tebar hewan kurban seperti ini nantinya untuk ke depan bisa menargetkan bagi Kabupaten Muna Barat mencapai 50 ekor sapi.

Sementara pengurus Masjid Nur Iman, serta Kepala Lurah Wamelai, Ali Ode Pua, menyampaikan menyampaikan rasa terimakasih atas bantuan yang diberikan, sehingga penyembelihan kurban di tahun ini meningkat dibanding dengan tahun 2021 lalu, yakni 2022 ini ada 7 ekor penyembelihan kurban, di mana 5 ekor dari dompet dhuafa, serta 2 ekor sapi merupakan milik pribadi.

“Saya sangat berterimakasih atas bantuan kurban yang diberikan oleh yayasan dompet duafa untuk masyarakat Desa Lagadi, sehingga dapat tersalurkan kepada beberapa masyarakat yang ada di Kecamatan Lawa,” ungkapnya.

Penulis: Putri Wulandari
Editor: Musdar

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *