BUTON, SULTRAKU.COM – Pemda Buton menggelar pelatihan hakim MTQ tahun 2023. Sekda Buton, Asnawi Jamaludin mengatakan, pelatihan Dewan Hakim MTQ memiliki arti yang sangat mendalam dalam memperkuat pondasi keilmuan dan kualitas pelaksanaan MTQ di Buton.
Dewan hakim memiliki peran yang sangat strategis dalam menilai dan memilih para Qori dan Qoriah dan Hafidz Hafidzah, akan mewakili Kabupaten Buton dalam ajang perlombaan MTQ.
“Saya atas nama Pj Bupati Buton dan Pemerintah serta masyarakat menyampaikan selamat datang dan apresiasi yang setingg-tingginya pada panitia, nara sumber dan peserta serta semua pihak yang terlibat atas terselenggaranya kegiatan ini,” kata Sekda, Selasa (14/11/2023).
Asnawi menambahkan, pelatihan juga akan memberikan wawasan tentang bagaimana meningkatkan kepekaan terhadap bacaan para peserta, sehingga dapat memberikan penilaian yang adil dan objektif. Tugas ini bukan hanya berkaitan dengan keseharian membaca Alquran, tetapi juga menilai bacaan yang penuh makna, tajwid yang benar dan kekhususan dalam membaca kitabullah.
“Semoga dalam pelatihan ini para peserta akan mendapat pengetahuan yang mendalam tentang kriteria penialian teknik evaluasi yang akurat, serta pembahasan tentang etika dan integritas seorang dewan hakim,” ungkapnya.
Tak lupa, Asnawi mengajak semua peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan semangat dan tekad yang tinggi.
“Mari buka hati dan pikiran kita untuk menerima ilmu baru yang akan bermanfaat dalam tugas mulia sebagai Dewan Hakim MTQ. Semoga melalui pelatihan ini akan muncul hakim-hakim yang berkompoten, adil dan teladan bagi peserta MTQ di Kabupaten Buton,” harapnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton, Muchtar menyambut baik pelatihan tersebut. “Ini sangat berkaitan dengan pengembangan sumber daya, khusunya menyangkut Qoria Qoriah dalam hal ini Dewan hakimnya. Mudah-mudahan ini menjadikan kita semua untuk meningkatkan pemahaman terkait dengan penilaian dalam ajang MTQ tingkat Kabupaten Buton,” katanya.
Apalagi lanjut Kepala Kemenag Buton, secara akuntabiltas adil dan bijaksana Dewan Hakim harus jeli karena yang dinilai adalah nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran.
Diketahui pelatihan ini diikuti oleh 20 orang peserta yang berasal dari unsur ormas, pengurus LPTQ, MUI Sulawesi Tenggara, dan Kanwil Kementerian Agama dan Kantor Kemenag Kabupaten Buton.
Penulis: Febriyani
Editor: Kardin















