BUTON, SULTRAKU.ID — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Buton melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga yang berkaloborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Buton, menggelar Lomba Gebyar Merah Putih.
Penjabat (Pj) Bupati Buton, melalui Sekretaris Daerah, Asnawi Jamaluddin menyampaikan, dalam rangka memeriahkan peringatan hari ulang tahun Republik Indonesia tingkat Kabupaten Buton, Pemkab Buton menggelar kegiatan Gebyar Merah Putih tingkat pelajar pada masing-masing jenjang pendidikan.
Kata dia, kegiatan Gebyar Merah Putih ini dilaksanakan sebagai wadah pembinaan bagi siswa-siswi pada jenjang pendidikan mulai tingkat PAUD, SD, SMP, dan SMA untuk berkompetensi melalui perwujudan pelajar Pancasila yang miliki kompetensi global dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila guna menghadapi dinamika perubahan di masa depan.
“Untuk itu penting peran satuan pendidikan. Tentu saja Ini semua harus mendapat dukungan dari keluarga dan masyarakat, “serunya, Rabu (31/7/2024).
Lebih lanjut dia juga mengatakan, kegiatan ini juga menandai semangat Merdeka Belajar, Merdeka Berprestasi khususnya melalui bidang pengetahuan umum, seni, budaya dan olahraga.
“Oleh karena itu dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun Republik Indonesia tahun 2024 khususnya pada kegiatan Gebyar Merah Putih ini saya mengajak kepada semua, mari kita jadikan momentum ini sebagai sarana konsolidasi untuk menjadi perhatian terhadap generasi penerus bangsa khususnya generasi-generasi tingkat pelajar Kabupaten Buton agar dapat bersaing,” lanjut dia.
Kegiatan Ini bukan saja sebagai ajang berkompetisi akan tetapi sekaligus merupakan ajang mencari bakat bagi pelajar yang potensial di bidangnya. Di sisi lain, secara tidak langsung rangkaian kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal 31 Juli sampai dengan 16 Agustus ini akan memberi dampak positif bagi masyarakat terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah khususnya di wilayah ibu kota Kabupaten Buton.
“Kegiatan strategis inilah yang kita harapkan sehingga dapat memberi multiplier effect bagi perekonomian di masyarakat,” harap Sekda.
Dalam menyelenggarakan rangkaian kegiatan Gebyar Merah Putih dia juga berharap kepada para wasit dan dewan juri penyelenggara lomba agar menjalankan tugas dengan jujur, tegas dan objektif begitu pula buat panitia penyelenggara persiapkan pertandingan demi pertandingan pada kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab.
“Dan tidak lupa saya mengimbau kepada para penonton dan masyarakat yang menyaksikan setiap pertandingan mari bersama-sama kita menjaga kebersihan dan keamanan serta ketertiban selama kegiatan,” tutupnya.
Ketua panitia La Ode Ricky Rizky Nugraha, mengatakan penyelenggaraan kegiatan dalam rangka merayakan HUT RI ke-79 tahun 2024 melalui Gebyar Merah Putih dilaksanakan berdasarkan surat keputusan bupati.
Adapun jenis kegiatan yang dilaksanakan volly ball putra-putri antar SMP dan SMA sederajat dengan jumlah pendaftar sebanyak 48 sekolah, futsal antar SD, SMP, SMA dengan jumlah pendaftar 99 sekolah, gerak jalan indah antar SD, SMP, SMA, karang taruna dan Majelis Taklim Kabupaten Buton dengan jumlah pebdaftar 144.
Ranking 1 antar SD dan SMP dengan pendaftar sebanyak 79 peserta, pidato bahasa Inggris antar SD dan SMP dengan 70 peserta, paduan suara antar SD ,SMP dengan jljumlah pendaftar 32 sekolah, tari tradisional antar SD, SMP dengan jumlah 84 kelas, penghafal pembukaan undang-undang Dasar 1945 antara SD dengan jumlah pendaftar 68 peserta, melukis bebas antar SD dengan jumlah pendaftar 51 peserta, karnaval antar TK atau Paud dengan jumlah pendaftar 36 sekolah, lomba membawa Bendera estafet Antar TK / PAUD dengan jumlah pendaftar 41 sekolah.
“Kegiatan GBR merah putih dalam rangka merayakan HUT RI dimulai dilaksanakan tanggal 31 Juli sampai dengan 16 Agustus di wilayah ibu kota Kabupaten Buton,” sambungnya.
Tujuan penyelenggaraan kegiatan ini memberi motivasi dan dorongan bagi pelajar di setiap bidang pendidikan untuk dapat berkompetisi melalui pendidikan- pendidikan umum, seni dan budaya serta di bidang olahraga.
“Dengan mengikuti perlombaan ini pelajar tidak hanya mengembangkan kemampuan intelektual namun diharapkan juga mengasah soft skil misalnya belajar menerima kesalahan, bersikap sportif, belajar disiplin dan saling menghormati antar peserta,” katanya lagi.
Selain itu, perlombaan atau kompetisi ini merupakan miniatur dari sebuah profesi sehingga diharapkan peserta dapat menemukan potensi yang ada di dalam diri, agar dapat dikembangkan di kemudian hari pertama, mendapat pengalaman dan menjadikan bagian dari proses pembentukan karakter.
Penulis: Febriyani
Editor: Haerani Hambali















