MUNA BARAT, SULTRAKU.ID – Wujud dalam melestarikan budaya daerah, Pemerintah Kabupaten Muna Barat mengajak seluruh elemen masyarakat mengikuti karnaval pawai budaya, Sabtu (10/8/2024).
Pantauan media, karnaval itu dilaksanakan dua tahap yakni karnaval bagi masyarakat umum yang diikuti oleh seluruh SKPD Muna Barat, Kementerian Agama Muna Barat, dan Kementerian Agraria Muna Barat, dan organisasi kepemudaan, dilaksanakan pada 9 Agustus 2024. Sementara karnaval budaya bagi peserta didik mulai dari tingkat PAUD/TK, SD dan SMP.
Pj Bupati Muna Barat, La Ode Butolo mengatakan bahwa karnaval yang diadakan dengan menggunakan tema budaya karena mengingat kemajemukan suku budaya yang ada di Muna Barat, hal ini sebagai bentuk saling menghargai serta untuk tetap melestarikan budaya sehingga budaya itu tidak pernah luntur di era modern saat ini.
“Ini banyak yang ikut dengan budaya dari beberapa suku, ini bentuk kemajemukan yang ada di Muna Barat,” ujarnya.
Dalam karnaval tersebut, peserta karnaval mengenakan pakaian adat Muna, Bali, Jawa, Sunda, dan lainnya. Selain itu, turut menunjukkan penampilan yang mencirikhaskan suatu daerah, misalnya silat ewa wuna, Tari Linda, serta membawa perkakas yang mencirikan khas budaya seperti kampanaha, tenunan, dan lainnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Muna Barat, Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa karnaval ini bagian dari perayaan HUT ke-10 Muna Barat dan penyambutan HUT ke-79 RI.
“Karnaval atau pawai budaya yang melibatkan peserta dari PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, hingga tingkat umum,” pungkasnya.
Untuk diketahui, dalam rangka meriahkan HUT ke-79 RI, Pemerintah Kabupaten Muna Barat juga akan menggelar lomba-lomba lainnya, hal ini untuk menumbuhkan semangat kemerdekaan khususnya bagi peserta didik.
Penulis: Putri Wulandari
Editor: Haerani Hambali















