BUTON, SULTRAKU.ID – Kepolisian Resor (Polres) Buton menegaskan komitmennya untuk mendekatkan diri pada masyarakat serta mendukung penuh program-program prioritas pemerintah, sejalan dengan tema Hari Bhayangkara ke-79, “Polri untuk Masyarakat”.
Peringatan yang dipusatkan di Alun-alun Takawa, Rabu (1/7/2015), ini juga menjadi momentum untuk menyoroti berbagai tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Buton.
Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndara menyoroti kondisi kamtibmas di Sultra dan Buton secara umum relatif kondusif, namun kewaspadaan harus tetap dijaga.
Peningkatan investasi di sektor industri dan pertambangan, pertumbuhan pemukiman, serta dinamika sosial yang tinggi, kata Ali Rais, membawa potensi kerawanan seperti konflik agraria, unjuk rasa, penyebaran hoaks di media sosial, kejahatan jalanan, dan peredaran narkotika.
“Sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga penegak hukum, TNI, pemangku kepentingan terkait, serta seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama untuk menjaga stabilitas kamtibmas,” tegas Ali Rais.
Ia menekankan bahwa semangat gotong royong harus terus dipelihara dalam setiap tugas dan pelayanan.
Ali Rais menegaskan, peran Polri bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, melainkan juga sebagai mitra pembangunan dan penggerak perubahan sosial.
Hal ini terlihat dari peran Polri dalam mendukung program pemerintah seperti ketahanan pangan, makan bergizi gratis, dan penguatan ketahanan ekonomi masyarakat dengan menjaga keamanan kawasan produktif serta mendorong ketertiban dan kemandirian.
Seluruh anggota Polri diminta untuk terus meningkatkan profesionalisme dan responsif terhadap keluhan masyarakat.
“Anggota Polri harus menjadi teladan dalam etika, disiplin, dan integritas. Hindari penyalahgunaan wewenang, tindakan arogan, serta perilaku yang dapat merusak kepercayaan publik,” pesan Ali Rais.
Dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Polres Buton juga menggelar lomba Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).
Juara pertama diraih oleh Satkamling Desa Matanauwe (Kecamatan Siotapina), disusul oleh Siskamling Desa Galanti (Kecamatan Wolowa) sebagai juara kedua, dan Satkamling Melati Desa Wasuemba (Kecamatan Wabula) sebagai juara ketiga.
Penulis: Febriyani
Editor: Mustaqim















