KENDARI, SULTRAKU.ID – Untuk pertama kalinya sejak dilantik sebagai Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Prof. Armid Perdana memimpin langsung prosesi wisuda Agustus 2025.
Momen ini bukan hanya seremoni pelepasan mahasiswa, tetapi juga menjadi penanda arah baru kepemimpinan UHO di bawah kendali akademisi kimia yang baru menjabat sejak 1 Agustus 2025.
Sebanyak 1.170 mahasiswa resmi dikukuhkan sebagai lulusan UHO dalam prosesi yang digelar di Gedung Sport Center UHO pada Selasa, 6 Agustus 2025.
Mereka terdiri atas lulusan dari program doktor hingga program vokasi yang berasal dari berbagai fakultas dan jenjang pendidikan. Jumlah ini menunjukkan tingginya produktivitas akademik UHO dalam mencetak sumber daya manusia unggul.
Rincian jumlah wisudawan dalam wisuda ini meliputi 2 orang dari Program Doktor (S3), 84 orang dari Program Magister (S2), 35 orang dari Program Profesi, 1.012 orang dari Program Sarjana (S1), dan 37 orang dari Program Diploma (D3).
Selain itu, Program Pascasarjana menyumbang 35 orang lulusan, sementara Program Vokasi meluluskan 54 orang.
Distribusi lulusan terbanyak berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 306 orang, disusul Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 183 orang, serta Fakultas Pertanian sebanyak 123 orang.
Fakultas lainnya seperti FISIP, Ilmu Budaya, FMIPA, Hukum, FKM, Kedokteran, dan lainnya turut menyumbang lulusan dari berbagai bidang ilmu.
Dalam pidato perdananya sebagai rektor dalam acara wisuda, Prof. Armid menyampaikan pesan penting kepada para lulusan. Ia menekankan bahwa kesuksesan tidak datang secara tiba-tiba atau kebetulan, melainkan merupakan hasil dari proses panjang yang direncanakan dengan sungguh-sungguh.
“Sukses itu bukan hasil keberuntungan. Sukses itu direncanakan, diperjuangkan, dan dipertahankan,” ujar Prof. Armid dengan tegas di hadapan para wisudawan dan tamu undangan, Selasa (6/8/2025).
Sebagai guru besar di bidang kimia, Prof. Armid juga mengajak lulusan UHO untuk tidak berpuas diri dengan capaian akademik yang telah diraih. Ia mendorong agar semangat belajar terus dipupuk demi menghadapi berbagai tantangan masa depan yang semakin kompleks dan kompetitif.
“Ilmu yang saudara peroleh bukanlah akhir, melainkan bekal awal. Kalian harus terus meningkatkan kapasitas, membaca peluang, dan berkontribusi untuk bangsa,” tambahnya.
Suasana wisuda berlangsung hangat dan penuh rasa haru. Para orang tua yang hadir tampak bangga menyaksikan putra-putrinya dikukuhkan sebagai sarjana, magister, doktor, atau ahli madya. Penampilan paduan suara mahasiswa menambah semarak prosesi yang sakral ini, diiringi pula oleh testimoni dari alumni berprestasi yang memotivasi para lulusan.
Sebagai penutup sambutannya, Prof. Armid berharap seluruh alumni UHO dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya integritas, adaptasi terhadap perubahan, dan kontribusi nyata dalam dunia kerja maupun sosial.
Dengan kepemimpinan yang baru, UHO berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi realitas zaman yang terus berubah.
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Ahmad Jaelani
