Metro

Warga Lorong Perintis Kendari Keluhkan Bak Sampah Rusak 3 Tahun, Bau Menyengat Ganggu Aktivitas

4
×

Warga Lorong Perintis Kendari Keluhkan Bak Sampah Rusak 3 Tahun, Bau Menyengat Ganggu Aktivitas

Share this article
Bak sampah rusak di Lorong Perintis, Jalan Wayong, Kendari, dikeluhkan warga karena menimbulkan bau menyengat selama tiga tahun terakhir. Foto: Anggyta Fadillah Putri Nurtanio/Primesultra
Example 468x60

KENDARI, PRIMESULTRA.COM – Warga Lorong Perintis, Jalan Wayong, Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, mengeluhkan bak sampah rusak yang telah berlangsung sekitar tiga tahun karena menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan lingkungan.

Kerusakan fasilitas tersebut menjadi perhatian warga karena aroma menyengat masih tercium meskipun sampah telah diangkut menggunakan truk. Kondisi itu diduga berkaitan dengan sisa air sampah yang meresap ke tanah di sekitar lokasi.

Example 300x600

Ketua RT Lorong Perintis, Yanti, mengatakan bak sampah tersebut telah rusak sejak sekitar tiga tahun lalu. Ia menduga kondisi bangunan yang sudah lama menjadi salah satu penyebab kerusakan.

“Bak sampahnya rusak sudah lama, sekitar tiga tahunan,” ujar Yanti kepada primesultra.com, Rabu (9/9/2026).

Ia menjelaskan, bak sampah itu telah tersedia sejak awal terbentuknya Lorong Perintis. Namun, Yanti mengaku tidak mengetahui secara pasti tahun pembangunan fasilitas tersebut.

Menurut Yanti, bagian bangunan yang pecah membuat sisa cairan sampah berpotensi meresap ke tanah dan menimbulkan bau. Akibatnya, warga masih merasakan aroma tidak sedap meskipun sampah yang terkumpul telah diangkut petugas.

Selain sampah rumah tangga warga setempat, Yanti menyebut lokasi tersebut diduga juga digunakan oleh orang dari luar lingkungan untuk membuang sampah. Mereka disebut melintas menggunakan sepeda motor dan turut membuang sampah di bak tersebut.

Keluhan serupa disampaikan salah seorang warga sekitar, Helni. Ia mengatakan bau menyengat dari lokasi bak sampah mengganggu aktivitas masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

“Baunya sangat mengganggu dan menyengat. Kami berharap bak sampah itu cepat ditangani agar tidak mengganggu warga yang lain juga,” kata Helni.

Yanti mengungkapkan, sejak menjabat sebagai Ketua RT, dirinya belum pernah menyampaikan laporan mengenai kerusakan tersebut kepada pihak kelurahan maupun dinas terkait. Ia juga belum mengetahui apakah persoalan itu pernah dilaporkan oleh ketua RT sebelumnya.

Meski belum melaporkannya secara resmi, Yanti berencana membenahi bak sampah tersebut. Salah satu pilihan yang dipertimbangkan ialah merombak bangunan sekaligus memindahkan lokasinya ke tempat yang dinilai lebih aman dan tidak mengganggu kenyamanan warga.

Ia berharap rencana tersebut dapat menjadi solusi atas keluhan masyarakat, terutama terkait bau yang muncul dari lokasi pembuangan sampah. Penentuan lokasi baru juga perlu mempertimbangkan kondisi lingkungan agar tidak menimbulkan gangguan serupa bagi warga lainnya.

Yanti turut berharap pemerintah dan pihak terkait memberikan perhatian terhadap kerusakan fasilitas tersebut, termasuk membantu proses perbaikan serta penanganan sampah di kawasan Lorong Perintis.

Menurutnya, pengelolaan sampah yang lebih intensif diperlukan agar kebersihan lingkungan tetap terjaga. Perbaikan bak sampah diharapkan dapat mengurangi gangguan bau yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Penulis: Anggyta Fadillah Putri Nurtanio
Editor: Ahmad Jaelani

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *