Edukasi

Dosen Pendidikan Vokasi UHO, Latih Petani Operasikan Mesin Pencacah Nilam Panel Surya

209
×

Dosen Pendidikan Vokasi UHO, Latih Petani Operasikan Mesin Pencacah Nilam Panel Surya

Share this article
Proses pelatihan pembuatan dan Pengoperasian Mesin Pencacah Nilam Berbasis Panel Surya Bagi Petani Nilam di Desa Pudahoa, Kecamatan Mowila, Konawe Selatan. Foto: Ist
Example 468x60

KONAWE SELATAN, SULTRAKU.COM – Dosen Program Pendidikan Vokasi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, lakukan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Internal (PKMI), Sabtu, (11/12/21).

Example 300x600

Kegiatan yang bertema, Pelatihan Pembuatan dan Pengoperasian Mesin Pencacah Nilam Berbasis Panel Surya Bagi Petani Nilam tersebut dilakukan di Desa Pudahoa, Kecamatan Mowila, Konawe Selatan (Konsel).

Tim PKMI Program Pendidikan Vokasi UHO, diketuai St Nawal Jaya, bidang kompetensi Teknik Elektronika. Dengan anggota tim, Waode Zulkaida, bidang kompetensi Teknik Tenaga Listrik, Wa Ode Siti Nur Alam bidang kompetensi Teknik Elektronika, Sahabuddin Hay bidang kompetensi Teknik Tenaga Listrik, dan Jumadil Nangi, bidang kompetensi Teknik Komputer.

Dalam kegiatan tersebut menghadirkan, Feliks Eldad Larobu, sebagai narasumber bidang kompetensi Teknik Mekatronika, yang juga merupakan dosen D3 Teknik Elektronika Program Pendidikan Vokasi UHO.

Feliks mengatakan, mesin pencacah nilam berbasis panel surya yang diperkenalkan kepada petani nilam di Desa Pudahoa, merupakan hasil penelitian terapan Dosen D3 Teknik Elektronika Program Pendidikan Vokasi UHO.

“Yang juga dibiayai oleh PAGU Program Pendidikan Vokasi UHO,” katanya.

Petani Nilam di Desa Pudahoa, diajarkan cara penggunaan mesin tersebut, karena lebih hemat listrik dan tidak menggunakan bahan bakar minyak tapi memakai aki atau baterai.

Aki tersebut memperoleh supply listrik dari panel surya yang mengubah cahaya menjadi listrik, dikontrol oleh komponen, Batterey Charger Regulator (BCR). Untuk pembuatan mesin pencacah nilam dibutuhkan biaya sebanyak Rp 4 juta.

Tim PKMI juga membuat kuisioner yang diisi oleh petani nilam yang pertanyaan terkait pembuatan, pengoperasian, biaya pembuatan dan ketertarikan petani terhadap mesin nilam yang dibuat oleh dosen vokasi UHO.

Dari kuisioner tersebut, rata-rata petani nilam tertarik untuk membuat dan menggunakan mesin pencacah nilam berbasis panel surya karena kemudahan membuat dan pengoperasiannya.

Untuk diketahui, jumlah peserta sebanyak 15 orang dan sangat antusias dan berniat memesan beberapa unit mesin.

Reporter: Andi Irna Fitriani
Editor: Kardin

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *