KENDARI, PRIMESULTRA.COM – Di tengah kesibukannya sebagai siswa kelas XII SMA, Febri menjalankan usaha jualan dimsum. Kegiatan ini menjadi pengalaman bagi Febri untuk mengenal dunia usaha sekaligus belajar mengatur waktu antara pendidikan dan aktivitas berjualan.
Menjalankan usaha sambil bersekolah membuat Febri harus menyesuaikan jadwal kegiatan sehari-hari. Sebagai siswa tingkat akhir, ia tetap memiliki tanggung jawab mengikuti pelajaran, mengerjakan tugas, serta mempersiapkan diri menghadapi kelulusan.
Di sisi lain, berjualan dimsum memberinya kesempatan untuk mempelajari proses menjalankan usaha secara langsung. Mulai dari melayani pembeli hingga mengatur waktu berjualan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengalaman Febri di luar lingkungan sekolah.
Febri mengungkapkan bahwa dirinya tetap menjalani aktivitas sebagai pelajar meski memiliki kesibukan berjualan. Ia berusaha menyesuaikan kegiatan usaha dengan waktu yang tersedia agar kewajibannya di sekolah tetap terpenuhi.
“Karna ingin menambah pengalaman dan belajar mandiri,” ujar Febri kepada primesultra.com, Selasa (27/10/2026).
Dalam menjalankan kegiatan tersebut, pembagian waktu menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Febri harus menyesuaikan aktivitas berjualan dengan jadwal sekolah sehingga keduanya dapat berjalan tanpa saling mengganggu.
Selain itu, kegiatan berjualan juga memberinya pengalaman berinteraksi dengan pembeli. Pengalaman tersebut dapat membantu Febri mengenali kebutuhan konsumen dan memahami cara memberikan pelayanan dalam usaha makanan.
Usaha dimsum yang dijalankannya juga menjadi sarana untuk mempelajari tanggung jawab dalam kegiatan sehari-hari. Ia perlu memperhatikan waktu, menjaga konsistensi dalam berjualan, serta menyelesaikan tugas sekolah yang menjadi kewajibannya sebagai siswa.
Penulis: Angelita Amanda Putri
Editor: Ahmad Jaelani
