BeritaMetro

AP2 Sultra Beri Bantuan ke Keluarga Korban Tragedi Ledakan Granat di UHO

2343
×

AP2 Sultra Beri Bantuan ke Keluarga Korban Tragedi Ledakan Granat di UHO

Share this article
AP2 Sultra Beri Bantuan ke Keluarga Korban Tragedi Ledakan Granat di UHO
Example 468x60

KENDARI, SULTRAKU.COM – Aliansi Pemuda Pelajar (AP2) Sultra berikan bantuan usaha kepada salah satu keluarga korban dari tragedi ledakan granat di kampus hijau Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari pada 2016 silam.

Melalui Ketua Dewan Pembina AP2 Sultra, Hasanuddin Kansi, pemberian bantuan itu berupa satu unit kedai raja alam untuk dikelola langsung oleh istri dari almarhum mantan security UHO yang menjadi korban dari tragedi ledakan granat tersebut.

Example 300x600

“Semoga apa yang AP2 telah berikan ke keluarga almarhum ini dapat bermanfaat untuk membantu kehidupannya bersama putranya yang masih berusia 6 tahun,” kata Hasannuddin saat ditemui usai melakukan penyerahan bantuan tersebut, Minggu (22/8/2021).

Lebih lanjut dia menjelaskan, jika pihaknya juga meminta kepada Rektor UHO untuk memperhatikan istri dari almarhum yang merupakan bagian dari abdi kampus hijau itu.

“Kami sangat berharap rektor UHO bisa memberikan bantuan kepada keluarga almarhum karena di kedainya masih banyak kekurangan seperti payung dan kursi,” ungkapnya.

Untuk itu, ia meminta agar rektor UHO dapat berkunjung sekaligus melihat keadaan keluarga almarhum tersebut, sebab pasca kejadian ledakan, pihak universitas memberikan beberapa janji terhadap keluarga korban.

“Hanya dijanji kasian ini istri almahurm sama pihak UHO yang kenyataannya sampai saat ini belum terealisasi,” ungkap Hasanuddin.

Sementara itu, istri almarhum, Wa Nur Hayati menyampaikan rasa terima kasihnya kepada AP2 Sultra yang telah menghibakan kedainya kepada dirinya.

“Saya senang sekali dan Alhamdulillah masih ada yang peduli dengan kami,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, jika awalnya dirinya dijanji oleh pihak universitas bahwa dirinya akan diberi pekerjaan, sedangkan anak almarhum dijanjikan akan dijamin masa depannya, namun belum terealisasi

“Harapan saya kepada pihak UHO agar anak saya bisa diperhatikan dan Pak Rektor yang sekarang berkenan untuk datang melihat langsung kedai kami seperti apa,” harapnya.

Untuk diketahui, almarhum Aswar merupakan mantan security UHO yang terkena musibah tragedi ledakan bom granat di UHO saat mengikuti pelatihan pengenalan bahan peledak yang dipimpin oleh Gegana Brimob Sultra pada 2016 silam.

Tak hanya itu, almarhum juga meninggalkan satu orang istri dan juga seorang anak yang berumur sekira 6 tahun yang bernama yang ditinggal ayahnya sejak dia masi berumur dua tahun.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *