Metro

Gaungkan Semangat Tumbuh Bareng, Wayan Ardi Adnyana Deklarasikan Diri Bakal Calon Ketua Umum PP KMHDI

168
×

Gaungkan Semangat Tumbuh Bareng, Wayan Ardi Adnyana Deklarasikan Diri Bakal Calon Ketua Umum PP KMHDI

Share this article
Wayan Ardi Adnyana, kader dari Sultra yang siap bertarung di perhelatan nasional Mahasabha XIV KMHDI di Lampung. foto: Ist.
Example 468x60

KENDARI, SULTRAKU.ID – Dengan mengusung semangat tumbuh bareng, Wayan Ardi Adnyana resmi menyatakan sikap untuk maju sebagai bakal calon Ketua Umum Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI).

Pemilihan ketua umum direncanakan berlangsung pada Mahasabha XIV KMHDI di Provinsi Lampung yang dijadwalkan Maret 2026 mendatang.

Example 300x600

Deklarasi ini sekaligus menjadi penegasan gagasan besar transformasi KMHDI untuk Indonesia, sebuah ikhtiar pembaruan organisasi agar mampu menjawab tantangan zaman dan memperkuat peran strategis KMHDI bagi umat, bangsa, dan negara.

Wayan Ardi Adnyana mengatakan, KMHDI sebagai rumah juang bagi mahasiswa Hindu dan harus menjadi ruang yang membebaskan setiap anggotanya untuk tumbuh dan berkembang.

Semangat tumbuh bareng, menurutnya, diletakkan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari gagasan transformasi organisasi.

“KMHDI adalah rumah juang kita bersama. Di rumah inilah seluruh kader seharusnya bisa bertumbuh, belajar, dan berkembang tanpa sekat. Karena itu, semangat tumbuh bareng menjadi roh dari gagasan Transformasi KMHDI untuk Indonesia yang saya bawa,” ujar Wayan Ardi Adnyana, Minggu (4/1/2025).

Ia menekankan bahwa transformasi KMHDI bukan sekadar perubahan struktural, melainkan pembaruan cara berpikir, cara bergerak, dan cara organisasi hadir di tengah persoalan umat dan bangsa.

Dalam pandangannya, KMHDI harus tetap kokoh menjaga keseimbangan antara dharma agama dan dharma negara, sekaligus adaptif terhadap dinamika sosial, politik, dan kebangsaan yang terus berkembang.

Pria yang akrab disapa Ardi, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Departemen Sosial Kemasyarakatan PP KMHDI, menyoroti pentingnya penguatan sistem kaderisasi yang berkelanjutan, merata, dan berorientasi pada kualitas.

Menurutnya, transformasi KMHDI harus melahirkan kader-kader yang tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga memiliki kapasitas intelektual, kepekaan sosial, dan keberanian moral dalam memperjuangkan kepentingan umat dan rakyat.

Dalam momentum deklarasi tersebut, Ardi mengajak seluruh kader KMHDI di tingkat cabang, daerah, hingga nasional untuk menjaga marwah organisasi dan membangun kultur dialog yang sehat menjelang proses suksesi kepemimpinan.

Ia berharap dinamika kontestasi dapat berlangsung secara dewasa, bermartabat, dan memperkuat persaudaraan.

“Kontestasi ini bukan tentang siapa yang paling kuat, tetapi tentang bagaimana kita bersama-sama memperkuat organisasi. Transformasi KMHDI hanya bisa terwujud jika kita berjalan bersama, saling menguatkan, dan menjadikan perbedaan sebagai energi kolektif,” tegas Ardi.

Deklarasi ini menegaskan komitmen Ardi untuk menghadirkan kepemimpinan yang kolaboratif, inklusif, dan berpihak pada penguatan kader serta pengabdian sosial.

Ardi merupakan kader KMHDI yang aktif dalam proses kaderisasi dan kepemimpinan organisasi sejak tingkat cabang.

Dalam perjalanannya, ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum PC KMHDI Konawe (2019–2021), Ketua PC KMHDI Konawe (2021–2023), lalu saat ini ia menjadi Ketua Departemen Sosial Kemasyarakatan Pimpinan Pusat KMHDI (2023–2025).

Selain aktif berorganisasi, ia memiliki latar belakang akademik di bidang agribisnis, yakni lulusan Universitas Lakidende (S1 Agribisnis) dan IPB University (S2 Agribisnis).

Ardi dikenal konsisten mendorong penguatan kaderisasi, gerakan sosial, serta peran aktif KMHDI dalam isu-isu keumatan, kebangsaan, dan lingkungan.

Penulis: Gede Suyana Sriski
Editor: Mustaqim

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *