KENDARI, SULTRAKU.COM – Di era saat ini perpaduan antara teknologi dan manusia adalah peran yang harus dijalani dan harus bisa mengendalikan situasi, apabila tidak maka akan tergeser terbawa arus di globalisasi itu sendiri.
Intermediate Training (LK II) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kendari tingkat nasional dilaksanakan dengan tema HMI dalam Akselerasi Society 5.0 Menuju Indonesia Emas 2045
Intermediate Training ini merupakan training formal yang ada di tubuh HMI periode 2022-2023 yang dilangsungkan di tiga tempat, yakni di Sekretariat HMI Cabang Kendari yang telah dilaksanakan skrining test selama 7 hari, kemudian di Aula Samaturu Gedung Balai Kota Kendari saat ini dilaksanakan Opening Ceremony, dan akan dilanjutkan forum di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan.
Ketua Panitia, Zuhur Lamade mengatakan, kegiatan ini telah digagas 15 hari yang lalu. Kerja yang dilakukan merupakan kolektif, bukan hanya kerja panitia tapi juga dari cabang Kendari.
Koordinator Presedium (Koorpres) MD KAHMI Kota Kendari, Liyu menerangkan, dalam akselerasi society 5.0 ada tantangan dan juga peluang.
“Kita akan terpisah karena kita tidak dapat beradaptasi, tingkatkan kerjasama kita di mana pun kita berada, karena dengan persaudaraan silaturahmi yang baik kita akan maju, karena kita tidak akan hidup sendiri di dunia ini,” ucapnya, Minggu (5/11/2023).
“Harus lebih banyak bersaing, tetap benahi diri setiap langkah, kita akan tersisih dengan sendirinya, bukan hanya manusia tapi juga dengan teknologi,” tambahnya.
Liyu juga mengatakan kepada para HMI untuk tetap selalu mendoakan warga Palestina, melakukan usaha memberikan bantuan, kalau perlu mewakafkan diri untuk terjun ke Palestina.
“Saya rasa itu gak masalah kalau kalian mau terjun ke sana, kalian kan masih muda, kalau pun mati, kalian mati syahid,” tutupnya.
Penulis: Supriadi
Editor: Kardin















