Metro

Kisah Driver GrabCar Kendari, Antar Puluhan Penumpang Sehari hingga Belajar Pentingnya Jaga Rating

11
×

Kisah Driver GrabCar Kendari, Antar Puluhan Penumpang Sehari hingga Belajar Pentingnya Jaga Rating

Share this article
Adrian, mitra pengemudi GrabCar di Kota Kendari, mengantar penumpang dalam aktivitas sehari-hari sambil menjaga kualitas pelayanan, kebersihan kendaraan, dan rating bintang di aplikasi. Foto: Primesultra/Wayan Marwati
Example 468x60

KENDARI, PRIMESULTRA.COM – Menjadi pengemudi GrabCar memberi pengalaman berharga bagi Adrian yang melayani puluhan penumpang setiap hari sambil menjaga pelayanan dan rating.

Profesi sebagai mitra pengemudi transportasi daring menjadi pilihan Adrian untuk memperoleh penghasilan dengan waktu kerja yang lebih fleksibel. Sejak bergabung sebagai Mitra Pengemudi GrabCar di Kota Kendari, ia menjalani aktivitas sehari-hari dengan melayani penumpang dari berbagai tujuan dan latar belakang.

Example 300x600

Bagi Adrian, pekerjaan tersebut tidak hanya memberikan penghasilan, tetapi juga menghadirkan pengalaman baru setiap hari. Fleksibilitas waktu kerja membuatnya dapat mengatur jadwal sendiri sembari menikmati perjalanan saat mengantar penumpang ke berbagai wilayah di Kota Kendari.

Rutinitas Adrian dimulai sejak pagi ketika permintaan perjalanan mulai meningkat. Ia mengaku waktu tersibuk biasanya terjadi pada pagi dan sore hari, saat masyarakat berangkat maupun pulang dari aktivitas.

Dalam satu hari kerja biasa, Adrian rata-rata melayani lebih dari 15 penumpang. Sementara pada akhir pekan, jumlah penumpang yang diantarnya dapat meningkat hingga lebih dari 30 orang dalam sehari.

Selama menjadi pengemudi GrabCar, Adrian mengaku telah menghadapi berbagai pengalaman, baik yang menyenangkan maupun yang menantang. Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya adalah ketika penumpang memberikan tip tambahan sebagai bentuk apresiasi atas pelayanan yang diterimanya.

Di sisi lain, tantangan di lapangan juga menjadi bagian dari pekerjaannya. Ia pernah mengalami mobil mogok akibat ban bocor saat sedang menjalankan order. Selain itu, kemacetan lalu lintas juga kerap menghambat perjalanan.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Adrian memanfaatkan peta digital sebagai panduan. Ia secara berkala memantau jalur yang menunjukkan kepadatan kendaraan agar dapat memilih rute yang lebih lancar.

Selain kendala teknis dan kondisi jalan, Adrian mengatakan tantangan lain yang sering ditemui adalah menghadapi penumpang yang bersikap kurang sopan. Meski demikian, ia berusaha tetap memberikan pelayanan yang baik selama perjalanan.

Adrian juga mengaku pernah memperoleh penilaian rendah dari penumpang karena kondisi kabin mobil dinilai kurang bersih. Pengalaman itu menjadi pelajaran penting baginya untuk lebih memperhatikan kebersihan kendaraan sebelum menerima order berikutnya.

“Menurutnya, menjaga kebersihan adalah kunci utama untuk mempertahankan rating bintang dan memastikan kelancaran orderan ke depannya,” ujar Adrian saat diwawancarai, Senin (20/7/2026).

Baginya, menjaga kebersihan kendaraan bukan hanya memberikan kenyamanan kepada penumpang, tetapi juga berpengaruh terhadap penilaian yang diberikan melalui aplikasi. Rating yang baik dinilai penting untuk menjaga kepercayaan penumpang sekaligus mendukung kelancaran memperoleh order.

Dengan berbagai pengalaman yang telah dilaluinya, Adrian terus menjalani profesinya sebagai mitra pengemudi GrabCar di Kendari. Ia berharap dapat terus memberikan pelayanan yang baik kepada penumpang sembari menjaga kualitas layanan, kebersihan kendaraan, serta profesionalisme dalam bekerja.

Penulis: Wayan Marwati
Editor: Ahmad Jaelani

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *